karwoPonorogo, LiputanIslam.com — Penutupan komplek lokalisasi Dolly di Surabaya akan segera diikuti dengan langkah penutupan terhadap 23 lokalisasi di 22 kabupatan/kota se Jawa Timur. Dengan penutupan-penutupan itu semua ditargetkan Jawa Timur akan bebas lokalisasi tahun ini.

Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Timur Soekarwo di Ponorogo, Jumat (20/6).

“Target kami 2014 ini semua sudah ditutup,” kata Gubernur Soekarwo kepada wartawan usai acara pencanangan program “Provinsi Jatim Bebas Pasung” di Kabupaten Ponorogo, sebagaimana laporan kantor berita Antara, hari ini (20/6).

Saat ini, kata Soekarwo, pendekatan intensif dilakukan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat di masing-masing daerah. Namun diakuinya program penyadaran komunitas pekerja seks komersial (PSK) atau wanita harapan kerap terkendala oleh gerakan perlawanan yang dilakukan jaringan bisnis pelacuran yang diistilahkan gubernur sebagai calo-calo PSK.

Menurut gubernur, para calo yang paling banyak mengambil keuntungan dari perputaran roda bisnis “esek-esek” ini bahkan aktif melakukan intimidasi terhadap para PSK yang mulai sadar dan bersedia beralih profesi, sebagaimana program pemerintah daerah.

“Pemerintah tidak akan menggunakan cara-cara kekerasan dalam menjalankan program ini (penutupan lokalisasi). Masalahnya justru ada di calo-calo itu yang banyak melakukan intimidasi,” tudingnya.

Kendati terjadi arus resistensi kuat, gubernur menegaskan penutupan seluruh lokalisasi di Jawa Timur tetap dilanjutkan dengan target tuntas maksimal akhir 2014.

Ia juga memastikan seluruh PSK atau wanita jalanan yang beroperasi di lokalisasi-lokalisasi di Jatim telah terdata secara lengkap, berdasar nama/identitasnya maupun alamat masing-masing.

Jatim selama ini dikenal sebagai sentra menjamurnya lokalisasi pelacuran. Sebagaimana data yang diungkap gubernur, dari total 1.149 titik lokalisasi pelacuran yang teridentifikasi di Indonesia, 60 persen di antaranya berada di Jawa Timur dan tersebar di 22 kabupaten/kota.

Ia berharap penutupan lokalisasi Dolly bisa menginspirasi gerakan penutupan sentra-sentra pelacuran lain di Indonesia.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL