Washington, LiputanIslam.com–Senjata produksi AS yang dijual ke negara-negara luar pada tahun ini akan memecahkan rekor $69 milyar yang dibuat tahun 2012.

Menurut studi yang dirilis oleh  Roman Schweizer, direktur dan analis pertahanan di Cowen Washington Research Group, penjualan senjata Amerika yang kini dalam proses persetujuan dari Kongres AS sudah berjumlah $59 milyar.

Jika angka itu ditambahkan dengan senjata yang terjual selama kunjungan Presiden Trump ke Arab Saudi, total penjualan tersebut mencapai rekor baru.

Menurut studi Schweizer yang dirilis di The Fiscal Times pada Sabtu (8/7/17), kebijakan luar negeri pemerintah Trump yang tidak jelas di Eropa, Asia, dan Timur Tengah merupakan penyebab naiknya angka penjualan senjata perang.

“NATO telah meningkatkan penjualan sampai $46 milyar selama tiga tahun terakhir, dan 25 dari 29 negara berencana menambah pembelian pada tahun ini,” catat Schweizer.

Sementara itu, negara-negara Asia-Pasifik membeli lebih banyak senjata dari AS “untuk melawan ancaman Cina.”

Arab Saudi, United Arab Emirates, Bahrain, Kuwait, Oman dan Qatar membeli senjata “untuk melawan Iran,”

Schweizer mengatakan, negara-negara dunia akan membeli senjata untuk mempertahankan diri dari ISIS, NATO, dan negara-negara [Persian] Gulf Cooperation Council (GCC).

Tahun lalu, AS berhasil menjual senjata seharga $40 milyar dan menjadikan negara ini sebagai penyuplai senjata perang paling dominan di dunia. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL