Yerusalem, LiputanIslam.com–Ratusan tahanan Palestina mengakhiri aksi mogok makan selama 40 hari untuk memprotes kondisi di penjara Israel. Demikian laporan dari Israel Prison Service pada  Sabtu (27/05/2017).

Sejak tanggal 17 April lalu, sekitar 1.100 tahanan mengikuti salah satu aksi mogok makan terbesar di penjara Israel. Aksi ini telah memancing ketegangan antara Israel dan Palestina, di mana terjadi banyak demo di Tepi Barat dan sepanjang Jalur Gaza.

Lebih dari 800 tahanan yang gigih meneruskan aksi hingga Sabtu lalu, akhirnya mengakhirinya setelah adanya pembicaraan dengan International Committee of the Red Cross (ICRC) dan pemerintah Palestina untuk memperbaiki kondisi kesehatan para tahanan.

Aksi ini dicetuskan oleh Marwan Barghouti, seorang tokoh tahanan Palestina, untuk memprotes penahanan tanpa pengadilan yang dilakukan oleh Israel terhadap ribuan tahanan sejak tahun 1980.  (ra/mintpressnews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL