eric robitParis, LiputanIslam.com — Pengadilan kota Paris hari Rabu (3/12) menvonis seorang warga negara Prancis hukuman lima tahun penjara dalam kasus tabrak-lari di Tel Aviv yang menewaskan seorang wanita Israel tahun 2011.

Seperti dilaporkan Reuters, Kamis (4/12), korban yang bernama Lee Zeitouni (25), ditabrak ketika tengah menyeberang jalan di zona pejalan kaki di Tel Aviv pada September 2011 lalu. Akibat insiden ini, Zeitouni meninggal dunia.

Eric Robic (40) dinyatakan bersalah atas pembunuhan tidak disengaja terhadap Zeitouni dalam sidang yang digelar Rabu (3/12) waktu setempat. Setelah menabrak Zeitouni, Robic malah memacu kecepatan mobilnya dan kabur dari lokasi kejadian. Tidak hanya itu, Robic juga langsung terbang ke Prancis beberapa jam setelah kejadian. Pengadilan menyebutkan, Robic bahkan melanggar lampu merah sebelum menabrak Zeitouni yang sedang menyeberang.

“(Robic) Bertindak seperti penjudi…yang bermain dengan nyawa orang,” ucap jaksa Henry Guyomar dalam sidang tersebut.

“Dalam setiap aspek kehidupan, terdakwa tampaknya tidak memiliki kepekaan moral,” imbuhnya.

Robic diadili bersama rekannya, Claude Khayat yang juga berada di dalam mobil saat kejadian. Pengadilan memvonis Khayat dengan hukuman 15 bulan penjara atas dakwaan gagal membantu korban.

Kasus ini sempat memicu ketegangan diplomatik antara Israel dengan Prancis karena otoritas Prancis menolak untuk mengekstradisi kedua pria tersebut.

Keluarga Zeitouni mengajukan gugatan terhadap otoritas Prancis terkait kasus ini, sebelum kasus ini akhirnya disidangkan di Paris dan mencapai tahap putusan.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL