margottStockholm, LiputanIslam.com — Kemenlu Swedia menyesalkan penarikan dutas besar Uni Emirat Arab (UAE) sebagai bentuk solidaritas terhadap Saudi Arabia, namun tidak akan menanggapinya dengan terlalu serius.

Hal itu disampaikan Jubir Kemenlu Swedia Erik Boman, Rabu (18/3), menyusul ditariknya Duta Besar Uni Emirat Arab di Stockholm, Swedia.

“Namun kita harus sadar bahwa Saudi Arabia dan UAE memiliki hubungan khusus yang sangat dekat, maka kami tidak perlu menanggapinya dengan terlalu berlebihan,” kata Boman seperti dilansir Press TV.

UEA menarik dubesnya di Swedia menyusul terjadinya perselisihan yang dipicu oleh kecaman Menlu Swedia Margot Wallstrom terhadap Saudi Arabia atas demokrasi dan HAM. Penarikan Dubes UEA hari Rabu berselang seminggu setelah Saudi Arabia melakukan hal yang sama.

Dalam pernyataan resminya, Kemenlu UEA menyebut penarikan tersebut disebabkan oleh “pernyataan yang menyerang oleh Menlu Swedia” yang disebutnya sebagai  “pernyataan-pernyataan keras yang melanggar prinsip kedaulatan yang menjadi dasar hubungan antar negara” dan “tidak menghargai budaya dan agama suatu negara dan masyarakat”.

Sebelumnya pada bulan Februari lalu, dalam pidato di hadapan parlemen Swedia tentang penjualan senjata Swedia ke Saudi, Menlu Swedia Margon Wallstrom menyebut Saudi sebagai “negara diktator” yang melanggar hak-hak wanita dan memenjarakan para blogger.

Atas kecaman itu, Saudi memblokir pidato Menlu Swedia dalam pertemuan Liga Arab di Mesir minggu lalu dan diikuti dengan penarikan dubesnya di Swedia, setelah pemerintah Swedia bereaksi keras atas pemblokiran itu. Buntut dari memburuknya hubungan itu adalah dibatalkannya kontrak penjualan senjata Swedia ke Saudi Arabia.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*