kapal swediaStockholm, LiputanIslam.com — Swedia merilis bukti keberadaan kapal selam asing yang telah menerobos wilayah negara itu bulan lalu. Bukti tersebut berupa gambar jejak kapal selam yang dideteksi oleh peralatan sonar.

Akibat adanya laporan keberadaan kapal selam itu di perairan dekat Stockholm, bulan lalu Swedia menggelar operasi militer besar-besaran untuk menangkap kapal selam itu, namun gagal menemukan kapal itu.

Media-media massa setempat menuduh kapal selam tersebut milik Rusia, namun Rusia membantah tuduhan itu.

“Militer bisa mengkonfirmasi keberadaan sebuah kapal selam kecil yang menerobos wilayah perairan Swedia,” kata Panglima Militer Swedia Jendral Sverker Goransson, dalam konperensi pers di Stockholm, Jumat (14/11) petang.

Terkait dengan hal ini, Perdana Menteri Stefan Lofven bertekad akan bersikap tegas atas pelanggaran-pelanggaran wilayah Swedia mendatang.

“Kami akan mempertahankan integritas wilayah Swedia dengan segala kekuatan yang ada,” katanya.

Di era Perang Dingin tahun 1980-an kapal-kapal selam Uni Sovyet (Rusia) sering ketahuan menerobos wilayah Swedia sehingga menimbulkan ketegangan-ketagangan angtara kedua negara. Dalam salah satu insiden, sebuah kapal selam bersenjata nuklir Sovyet terdampar di dekat sebuah pangkalan laut Swedia pada tahun 1981.

Dalam operasi pencarian bulan lalu, Swedia mengerahkan puluhan kapal dan pesawat terbang tercanggihnya untuk melacak kapal selam misterius tersebut, namun tanpa hasil. Kecuali jejak keberadaan kapal selam itu di peralatan sonar yang dirilis Jumat kemarin.

Swedia bukan anggota NATO yang saat ini tengah terlibat ketegangan dengan Rusia terkait krisis Ukraina, namun Swedia menjalin hubungan erat dengan NATO.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL