MENLU SWEDIAStockholm, LiputanIslam.com — Swedia menjadi negara Eropa Barat pertama yang mengakui Palestina sebagai negara merdeka.

Sebagaimana dilaporkan Press TV, Kamis (30/10), pengakuan itu datang kurang dari sebulan setelah Perdana Menteri Stefan Lofven mengumumkan niat pemerintah Swedia untuk mengakui negara Palestina.

Dengan pengakuan itu, Swedia menjadi negara Eropa Barat pertama yang mengakui Palestina sebagai negara merdeka, bersama-sama sekitar 130 negara lainnya di seluruh dunia. Beberapa negara Eropa timur bekas sekutu Rusia dalam Pakta Warsawa juga telah mengakui Palestina, sebelum mereka bergabung dengan Uni Eropa, yaitu Hungaria, Polandia dan Slovakia.

“Hari ini, pemerintah mengambil keputusan untuk mengakui negara Palestina,” kata Menlu Swedia Margot Wallstrom dalam konperensi pers, Kamis (30/10).

“Ini merupakan langkah penting yang mengkonfirmasi hak-hak menentukan nasib sendiri bagi Palestina,” tambahnya.

Pada tanggal 29 November 2012, 193 negara anggota Sidang Umum PBB setuju meningkatkan status Palestina menjadi “negara peninjau bukan anggota” di PBB, satu kemajuan penting setelah sebelumnya tidak diakui sebagai “negara”.

Dengan status baru ini Palestina memiliki akses ke lembaga-lembaga di bawah PBB dan juga International Criminal Court (ICC), dimana mereka bisa mengajukan tuntutan terhadap pejabat-pejabat Israel yang melakukan kejahatan.

Palestina tengah memperjuangkan status negara merdeka yang diakui oleh negara-negara seluruh dunia yang berdiri di wilayah Tepi Barat, Jalur Gaza, dan Jerussalem barat (al-Quds). Namun Israel menolak menarik diri dari wilayah-wilayah itu dan membicarakan status al-Quds.(CA)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL