Washington, LiputanIslam.com—Sekitar 7 dari 10 warga Amerika merasa platform media sosial secara sengaja menyensor pandangan politik tertentu. Demikian temuan dari Pew Research Center dalam sebuah penelitian yang dirilis pada Kamis (28/6/18).

Penelitian ini dilakukan di tengah debat tentang kekuatan perusahaan teknologi digital dan bagaimana mereka menjalankan bisnis mereka.

Perusahaan media sosial, seperti Facebook Inc dan Alphabet Inc’s Google, akhir-akhir ini banyak dikritik karena gagal mencegah kemunculan berita bohong di situs mereka.

Berdasarkan survei dari 4.594 orang dewasa AS yang dilakukan antara 29 Mei dan 11 Juni, sekitar 72% dari respoden percaya bahwa platform media sosial secara aktif menyensor pandangan politik yang tidak disukai oleh perusahaan tersebut.

Studi ini juga menunjukkan, anggapan bahwa perusahaan medsos bias secara politik ternyata lebih banyak tersebar di kalangan Republikan.

Menurut 65% kalangan Republikan, perusahaan medsos arus utama mendukung pandangan liberal di atas konservatif.

Menurut 51% responden secara keseluruhan, perusahaan medsos harus diregulasi lebih banyak daripada sekarang, sementara hanya 9 persen yang berpendapat perusahaan ini harus dikurangi regulasinya. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*