120706041642-china-export-story-topBeijing, LiputanIslam.com — Selain belanja militernya yang menjadi sorotan AS dan masyarakat dunia, Cina juga menjadi perhatian dunia karena pertumbuhan ekonominya yang luar biasa.

Bulan Mei lalu misalnya, surplus perdagangan Cina melonjak menjadi $36 miliar atau setara sekitar Rp370 triliun. Dengan kata lain, selama bulan itu saja pundi-pundi cadangan devisa Cina bertambah $36 miliar menambah triliunan dolar cadangan devisa yang sudah ada, dan akan terus bertambah selama terjadi surplus perdagangan internasionalnya.

Sebagai perbandingan, bulan April lalu surplus perdagangan Cina “hanya” $18,5 miliar.

Menurut otoritas perdagangan Cina sebagaimana dikutip BBC, Senin (9/6), surplus perdagangan Cina tidak hanya disebabkan oleh meningkatnya ekspor, melainkan juga karena menurunnya impor. Nilai ekspor Cina selama Mei lalu melonjak 7% dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya. Sementara impornya justru turun 1,6% dibanding tahun sebelumnya.

Menurut data otoritas Cina selama Mei lalu ekspor ke AS meningkat 6,3% dari angka tahun sebelumnya, ekspor ke Uni Eropa naik 13,4% dan ekspor ke ASEAN naik 9,1%.

Tahun ini pemerintah Cina mentargetkan pertumbuhan ekonomi 7,5% atau turun 0.01% dibandingkan pertumbuhan tahun lalu.

Minggu lalu AS menuduh Cina telah menyembunyikan angka belanja pertahanannya yang sebenarnya. Dari angka $120 miliar anggaran pertahanan yang diumumkan pemerintah Cina, AS menuduh angka sebenarnya melebihi $140 miliar.

Sebaliknya Cina menuduh As bersikap “munafik” karena belanja militernya sendiri jauh lebih tinggi dari Cina, yaitu lebih dari $600 miliar.(ca/bbc)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL