saudi intelDamaskus, LiputanIslam.com — Aparat keamanan Suriah telah menangkap 85 personil inteligen, perwira dan prajurit asing dalam serangkaian operasi militer di berbagai wilayah. Demikian laporan-laporan media massa Arab menyebutkan.

“85 personil militer asing, kebanyakan dari mereka perwira inteligen, berada di penjara-penjara di Suriah,” kata seorang sumber militer Suriah kepada media Palestina Al Manar pada hari Minggu (16/2).

Di antara mereka adalah 7 perwira tinggi kemiliteran Saudi Arabia, 14 perwira dari Qatar dan 9 lainnya perwira inteligen Turki. Pemerintah Saudi dikabarkan telah melobi pemerintah Suriah untuk melepaskan para tahanan tersebut, namun ditolak.

Nasrallah Kecam Saudi

Sementara itu, terkait dengan peran Saudi Arabia dalam berbagai aksi terorisme di kawasan Timur Tengah akhir-akhir ini, pemimpin Hizbollah menyebut Saudi dan kelompok-kelompok takfiri teroris sekutunya tengah berupaya tengah berupaya memecah belah umat Islam di kawasan.

Pernyataan terebut disampaikan Sayyed Hassan Nasrallah dalam pidato yang disampaikan melalui video conference pada peringatan Hari Syuhada yang jatuh hari di Beirut Selatan, Minggu (16/2).

Nasrallah menyebut kelompok-kelompok teroris terkait Al Qaida, seperti al-Nusra Front dan kelompok Islamic State of Iraq and the Levant (ISIL), sebagai contoh nyata dari bentuk pola pikir takfiri yang didukung Saudi.

Nasrallah menuduh otoritas Saudi Arabia telah melancarkan kampanye perekrutan anak-anak muda untuk menjadi “mujahid” di Suriah.(ca/press tv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL