susi3Jakarta, Liputan.com–Gebrakan Menteri Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus berlanjut. Pada hari Senin lalu (12/1) KKP melaporkan telah berhasil menangkap kapal pencuri ikan terbesar dalam sejarah Indonesia. Kemarin, Susi menjanjikan kenaikan gaji guna mengapresiasi hasil kerja keras seluruh pegawai negeri sipil KKP dalam memberantas ilegal fishing dari perairan Indonesia.

Kapal raksasa berbendera Panama, MV Hai Fa,  berhasil ditangkap Patroli Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama TNI-AL. 

Dirjen PSDKP, KKP, Asep Burhanudin memaparkan, kapal berkapasitas 4.306 gross tonage (GT) tersebut diamankan ketika merapat di Pelabuhan Wanam, Merauke, pada Sabtu (27/12/2014).

“MV Hai Fa adalah kapal tangkapan terbesar dengan kapasitas paling besar yang pernah ditangkap dalam sejarah,” kata Asep dalam paparannya, seperti dilansir Kompas (12/1/2015).

Asep lebih lanjut menjelaskan, kapal MV Hai Fa diduga melakukan kegiatan perikanan tanpa dilengkapi Surat Laik Operasi (SLO) Kapal Perikanan, sebagaimana diatur dalam undang-undang perikanan.

Selanjutnya, kapal yang mengangkut 900.702 kilogram ikan campuran dan udang beku dikawal (diadhoc) menuju dermaga Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lantamal) IX Ambon. Asep mengatakan, kapal MV Hai Fa tersebut berawakkan 23 ABK berkewarganegaraan Tiongkok.

Kapal berbendera Panama itu, saat ini masih dalam proses verifikasi. “Penenggelaman atau tidak itu ada di kewenangan TNI AL. Kapalnya besar sekali,” kata Asep.

Atas berbagai keberhasilan pegawai di KKP dalam memberantas ilegal fishing dari perairan Indonesia, maka Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti akan memberikan reward pada pegawainya.

Pemilik Susi Air ini mengatakan, dengan keberhasilan tersebut sudah sepantasnya para karyawan mendapatkan apresiasi lebih dari pemerintah melalui remunerasi atau kenaikan gajikaryawan.

“Kita buktikan kita bisa mengamankan negara untuk kemakmuran negara dari situ kita kembalikan remunerasi, kita berjuang dengan menteri lain,” kata Susi, Selasa (13/1/2015). (fa)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*