udara panas indiaNew Delhi, LiputanIslam.com — Suhu panas di India yang telah menewaskan ratusan orang akhirnya menurun. Namun setidaknya hampir 1.700 orang telah tewas akibat bencana alam ini.

Seperti dilansir BBC News, Jumat (29/5), hampir 1.700 orang tewas akibat udara panas tersebut di dua negara bagian yang paling parah terkena dampak suhu panas, Telangana dan Andhra Pradesh. Keduanya berada di selatan India yang dalam puncak udara panas, suhu udara hampir mencapai 50 derajat celcius di sejumlah wilayah.

Pada hari Jumat dilaporkan sejumlah awan mulai terbentuk di berbagai wilayah di kedua negara bagian itu. Para ahli meteorilogi memperkirakan hujan bakal turun tidak lama lagi menjelang tibanya musim muson (monsoon).

Musim muson diperkirakan akan dimulai pada akhir bulan Mei, dimulai di negara bagian Kerala di selatan India sebelum menyebar ke seluruh negara bagian.

Di negara bagian Andhra Pradesh, sejak tanggal 18 Mei lalu tercatat sebanyak 1.300 orang meninggal dunia akibat suhu panas. Sementara di Telanggana, 340 orang dinyatakan tewas. Otoritas cuaca di negara bagian ini menyatakan suhu udara panas yang mematikan kini telah menurun.

“Bagi sejumlah keperluan, udara panas telah berhenti di negara bagian kami,” kata BR Meena, kepala badan penanggulangan bencana Telangana, kepada BBC Hindi.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL