Ibrahim (foto: Detik.com)

Ibrahim (foto: Detik.com)

Jakarta, LiputanIslam.com–Acara Hafidz Qur’an yang disiarkan kanal televisi Trans7 memunculkan bakat-bakat cilik yang memukau. Salah satunya, Ibrahim, bocah berusia 4 tahun, yang telah menghafal 2 juz Alquran. Uniknya, Ibrahim menghafalkan sendiri ayat Quran itu tanpa diketahui orang tuanya.

Orang tua Ibrahim menuturkan, anak keduanya ini sebenarnya diajak datang ke acara audisi Hafiz Quran untuk menemani kakaknya, yang akan mengikuti audisi tersebut. Saat itulah, Ibrahim bertemu dengan seorang psikolog yang terlibat dalam audisi.  Psikolong yang dikenal publik dengan sapaan Ayah Irwan itu kemudian menyapa dan memeluk Ibrahim.

Saat itu juga Ibrahim diberikan pertanyaan-pertanyaan untuk mengeksplore kemampuan dan minat si anak. Namun jawaban-jawaban Ibrahim, seketika membuat kaget sang ayah. Ibrahim menunjukkan kemampuan menghafal Alquran yang baik.

Hudallah, ayah Ibrahim, mengaku sangat terkejut. “Pukulan telak buat saya, saya shock ketika tahu anak saya ternyata selama ini bisa hafal dua juz Al-Qur’an, padahal kalau disuruh ngaji saja susah,” kata Hudallah, seperti dikutip Detik.com (21/7).

“Dia nyaman dan saat ditanya banyak pertanyaan, anak saya bisa jawab. Kami nggak tahu kalau selama ini bisa, karena kami bukan tipikal orang tua yang suka maksa. Dan ternyata pertanyaan tersebut mungkin tujuannya mengeksplore anak saya. Namun setelah itu saya jadi tahu anak saya dan saya sadar kalau dia bisa dengan cara dirinya sendiri,” cerita Hudallah.

Ibrahim rupanya bisa menghafal Alquran karena mendengar orang tua dan kakaknya yang juga hafiz bertilawah. Hudallah menambahkan melalui program Hafiz Qur’an ini merasa dibukakan matanya akan kemampuan Ibrahim. Hudallah berharap agar anaknya kelak diberi jalan yang terbaik oleh Allah, dan tidak mau memaksakan kehendaknya agar Ibrahim bisa berkembang dengan dirinya sendiri.

“Mudah-mudahan dia dikasih jalan yang terbaik oleh Allah SWT disini, saya tidak mau maksa. Biarlah dia mencari apa yang dia suka dan bahagia. Saya mau dia merasakan hidupnya dan berkembang dengan sendirinya. Saya hanya menjadi guide untuk anak-anak saya,” imbuh Hudallah.(dw)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL