solar impulse2Nagoya, LiputanIslam.com — Penerbang asal Swiss Andre Borschberg melakukan kemajuan berarti dalam upayanya memecahkan rekor penerbangan pesawat bertenaga matahari melintasi Samudra Pasifik.

Setelah meninggalkan Nagoya, Jepang, hari Senin (29/6), ia dan pesawat Solar Impulse, telah melintasi Midway Island dan kini tengah menuju Kalaeloa, Hawaii, demikian BBC News melaporkan, Kamis (2/7).

Sementara itu, dengan penerbangan selama 76 jam tanpa pengisian ulang bahan energi, ia telah berhasil memecahkan rekor penerbangan solo pesawat berpenggerak energi matahari.

Dengan waktu tempuh selama itu, ia telah menempuh perjalanan sejauh 5.500 km. Ia diharapkan akan tiba di Hawaii hari Jumat besok (3/7). Namun sejumlah tantangan berat telah menunggunya.

Dengan bentangan sayap sepanjang 72 meter untuk menampung 17.000 panel surya penyerap energi matahari, Solar Impulse sangat rentan dengan cuaca, terutama tiupan angin. Untuk aman mendarat, tiupan angin yang berlawanan arah tidak boleh melebihi 4 knot dan tiupan angin keseluruhan tidak boleh lebih dari 10 knot.

Jika kondisi ini tidak tercapai, maka Borschberg harus berputar-putar di udara hingga kondisi cuaca memadai.

Solar Impulse memulai misi keliling dunia sejak bulan Maret lalu dengan titik awal penerbangana di Abu Dhabi. Dalam misi ini Borschberg bergantian mengemudikan Solar Impulse dengan rekannya Bertrand Piccard yang telah menunggunya di Hawaii.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL