soal ujian singapuraSingapura, LiputanIslam.com — Sebuah soal ujian bagi pelajar sekolah dasar di Singapura menjadi bahan perdebatan karena dianggap terlalu sulit bagi para pelajar.

Soal ujian itu pertama kali muncul ke publik setelah seorang presenter TV mempostingkannya ke Facebook dan mendapat komentar ribuan orang sekaligus menimbulkan pertanyaan publik, apakah yang diinginkan pemerintah Singapura pada para pelajarnya.

“Ini benar-benar soal yang sulit bagi anak-anak kecil, maka orang-orang terkejut karenanya,” kata Kenneth Kong, penyiar TV yang pertama kali memposting soal itu ke Facebook, kepada BBC, Selasa (14/4)

“Berhentilah menambahkan terlalu banyak ketegangan kepada anak-anak kami. Pada kenyataannya 80% pelajaran yang diterima mereka tidak berguna di masa depan mereka. Tidak semua anak memiliki keistimewaan. Kita hanya jadi bahan tertawaan orang-orang barat yang anak-anaknya menikmati lebih banyak pelajaran sosial daripada akademik. Apakah kita memilih anak-anak kita menjadi kacang buku atau anak-anak yang memiliki keahlian sosial?” komentar ibu rumah tangga Evon Chi.

Soal itu meminta para pelajar untuk menebak umur seorang gadis bernama Cheryl dengan menggunakan beberapa ‘petunjuk’ yang diberikannya kepada 2 orang temannya, Albert dan Bernard.

Soal itu sontak mendapat reaksi publik karena sebelumnya disebutkan soal itu diperuntukkan bagi pelajar berumur 11 tahun. Setelah mendapat reaksi publi, baru kemudian muncul pemberitahuan bahwa soal itu diperuntukkan bagi pelajar umur 15 tahun yang berpartisipasi dalam acara ‘Singapore and Asian Schools Math Olympiads’ (Sasmo).

Panitia ujian mengatakan bahwa soal tersebut diperuntukkan bagi 40% pelajar terpandai dan berharap publik tidak terlalu khawatir.

Namun Direktur Sasmo Henry Ong membela soal ujian itu sebagai cara untuk mengetahui tingkat kecerdasan sesungguhnya para pelajar.

“Kami tidak berkata bahwa soal ini untuk semua pelajar. Namun jika soal seperti ini bisa digunakan untuk memilah pelajar-pelajar yang cerdas dan untuk meningkatkan kekuatan analitis mereka, mengapa tidak?” katanya.

Soal ujian yang menghebohkan itu kemudian mendunia setelah munculnya ‘hashtag’ di Twitter bernama  #cherylsbirthday. Sebuah lagu bahkan kemudian telah beredar di dunia maya terkait dengan soal ujian ini. Demikian BBC News melaporkan.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL