gaza 3Gazacity, LiputanIslam.com — Dua warga Palestina tewas dan beberapa orang lainnya terluka dalam sebuah insiden ledakan yang terjadi di Jalur Gaza. Ledakan itu berasal dari sisa-sisa artileri yang belum meledak pada invansi militer Operation Protective Edge lalu.

Dari laporan Ma’an News Agency, 20 September 2014, korban ledakan tersebut adalah Ayman Ziad Abu Jibba (23) dan Abdullah Jibril Abu Aser (23). Kondisi Jalur Gaza saat ini sangat berbahaya lantaran dipenuhi dengan sejumlah besar persenjataan Israel yang tidak meledak.

Meskipun pihak keamanan di Gaza telah bekerja di seluruh wilayah untuk menghancurkan sisa-sisa artileri, namun upaya tersebut masih terhambat karena minimnya petugas. Alat yang kurang canggih juga menyulitkan operasi pemusnahan sisa-sisa senjata.

Juru bicara layanan darurat Gaza Ashraf al-Qudra mengatakan insiden itu terjadi pada hari Jumat di lingkungan Shijaiyah, Gaza di sebelah timur. Saat perang 50 hari lalu Shijaiyah merupakan tempat berdarah yang mengalami kerusakan berat akibat kepungan Israel.

Kelompok hak asasi manusia memperingatkan bahwa artileri yang yang tersisa dari perang yang baru berlalu  merupakan ancaman serius bagi keselamatan warga Palestina di Gaza, terutama anak-anak. Bulan lalu, enam orang tewas disebabkan ledakan yang sama.

Dalam 50 hari serangan Israel, lebih dari 2.150 tewas, 11.200 terluka, dan lebih dari 110.000 kehilangan tempat tinggal. (ph)

 

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL