remaja jermanSingapura, LiputanIslam.com — Pengadilan Singapura menjatuhkan hukuman penjara selama 9 bulan dan cambukan ringan terhadap 2 warga Jerman karena tindakan vandalisme dan menerobos wilayah terlarang.

Andreas Von Knorre (22 tahun) dan Elton Hinz (21 tahun), divonis hari Kamis (5/3) setelah dinyatakan terbukti menyusup ke sebuah depo kereta api dan menyemprotkan cat pada sebuah gerbong, bulan November 2014 lalu. Demikian seperti dilaporkan Press TV.

“Aksi tersebut telah direncanakan dengan baik,” kata Jaksa Wilayah Liew Thiam Leng dalam tuntutan yang dibacakannya. Akibat aksi tersebut, gerbong tersebut tidak bisa digunakan selama beberapa waktu karena harus diperbaiki.

Keduanya sempat meninggalkan Singapura, namun berhasil ditangkap di Malaysia sebelum diekstradisi ke Singapura untuk diadili. Keduanya menyatakan penyesalan atas aksinya itu dan menyebutnya sebagai “kesalahan bodoh”.

Singapura menerapkan hukuman keras terhadap aksi-aksi vandalisme dan sejumlah warga asing telah menjadi ‘korban’-nya. Seorang remaja Swiss tahun 2010 dan remaja AS tahun 1994 telah dijatuhi hukuman sejenis akibat vandalisme.

Singapura merupakan salah satu simpul perdagangan utama dunia, menjadi salah satu pusat keuangan dunia dan memiliki pelabuhan tersibuk di dunia. Hal itu membuat banyak warga asing hidup di negara itu.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*