kapal feri italiaRoma, LiputanIslam.com — Para pejabat Italia menyatakan ketidakpastian tentang jumlah korban yang selamat ataupun meninggal dalam musibah terbakarnya kapal feri Norman Atlantic di dekat perairan Yunani saat dakan pelayaran menuju Italia.

“Kami tidak bisa mengatakan berapa orang yang masih hilang,” kata Menteri Transpotasi Italia Maurizio Lupi dalam konperensi pers, Senin malam (29/12) waktu setempat sebagaimana dilansir BBC News.

Menurut Lupi pihaknya kesulitan menentukan jumlah penumpang karena data manifes yang dianggap kurang valid. Sementara itu juga ada sejumlah penumpang yang turun di pulau Igoumenitsadi Yunani.

Sejauh ini diketahui jumlah korban yang tewas telah mencapai 10 orang, sementara lebih dari 400 penumpang lainnya berhasil diselamatkan. Sementara upaya pencarian masih terus dilakukan di tengah angin kencang dan asap tebal yang menyelimuti kapal feri.

Sementara itu pujian diberikan para korban terhadap Kapten Argilio Giacomazzi yang tetap berada di atas kapal memimpin evakuasi hingga 36 jam setelah kapal tersebut mengirim tanda bahaya.

Api diduga kuat berasal dari dek kendaraan bermotor, namun masih belum jelas penyebab munculnya api.

Sementara itu Admiral Giovanni Pettorino dari AL Italia mengatakan bahwa 80 dari penumpang yang berhasil diselamatkan ternyata tidak terdaftar pada manifes kapal, mengindikasikan kapal feri tersebut telah mengangkut sejumlah imigran ilegal yang hendak menuju Italia.

Hal yang sama disampaikan Menteri Transportasi Laut Yunani Marine Minister Miltiadis Varvitsiotis yang mengatakan bahwa daftar penumpang kemungkinan tidak akurat dan menyalahkan buruknya komunikasi dengan otoritas Italia.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL