tippikorPalembang, LiputanIslam.com — Komisi Pemberantasan Korupsi akan menggunakan situs YouTube untuk menyiarkan video sidang kasus dugaan korupsi yang menyedot perhatian masyarakat.

“Sejauh ini, video sidang korupsi hanya bisa dilihat di situs resmi KPK. Ke depan akan memakai situs YouTube sebagai media sosialisasi karena memiliki cakupan lebih luas,” kata staf Hubungan Masyarakat KPK Yuyuk Adrianti di Palembang, Selasa (29/4), seusai sosialisasi situs “anti-corruption clearing house” atau http://acch.kpk.go.id.

Ia mengemukakan, penggunaan situs ternama itu dilatari kejadian di Pemerintah Kota DKI Jakarta, yakni ketika video rapat Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) disiarkan secara langsung di YouTube .

“Menariknya, video Ahok itu disaksikan hingga ribuan orang. Artinya, cara seperti ini cukup efektif untuk sosialisasi,” katanya.

Ia menambahkan, sementara ini KPK telah menjalin kerja sama dengan berbagai universitas dalam merekam sidang kasus korupsi di daerah. Bagi KPK, perekaman itu penting untuk dokumentasi lembaga, sementara bagi perguruan tinggi untuk bahan kajian para mahasiswa.

“Fakultas Hukum Unsri juga menjalin kerja sama dan secara intensif mengirimkan rekaman video sidang korupsi, seperti kasus alat kesehatan Fakultas Kedokteran, dan penyelewengan bantuan sosial,” ujarnya.(ca/tempo.co)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL