andi widjajantoJakarta, LiputanIslam.com–Nama Andi Widjajanto semakin mencuat setelah ia menjadi Deputi Tim Transisi Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia terlihat memiliki peran penting dalam proses penentuan nama-nama pengisi kabinet Presiden Jokowi. Seolah tak ada pemberitaan mengenai menteri Jokowi tanpa menyebut namanya. Bahkan Andi sempat disebut-sebut sebagai calon menteri pertahanan karena keahliannya di bidang Stretegi Studies. Siapakah sesungguhnya Andi Widjajanto ini?

Andi adalah anak dari politisi PDIP, Theo Syafei (alm). Menurut situs kanalsatu.com, Andi memiliki pengaruh kuat di lingkungan internal PDIP. Marcus Mietzner, peneliti tentang Indonesia dari Australian National University (ANU) pernah menyebut Andi Widjajanto sebagai salah satu figur dan pemikir penting (di hadapan Megawati) pada pemenangan Jokowi-JK. Banyak konsep kampanye hingga debat capres Jokowi yang merupakan pemikiran orisinil Andi Widjajanto.

Andi Widjajanto memiliki latar-belakang pendidikan yang luas, mulai dari FISIP jurusan HI di Universitas Indonesia lulus 1996, kemudian juga mendapat gelar sarjana dari School of Oriental dan African Studies Universy of London. Mendapatkan Master of Sciences dari London School of Economics, sekaligus juga dapat  master of sciences dari Industrial College of Armed Forces, Washington DC – USA pada 2003. Andi saat ini menjadi dosen tetap di FISIP UI dan dosen di Sesko TNI AD.

Keahlian dan keilmuan Andi bahkan sempat membuat politisi Golkar  Tantowi Yahya salut dan menawarinya jadi menteri seandainya Prabowo menang.

“Kabinet Prabowo – Hatta akan diisi oleh orang-orang berkualitas tanpa melihat latar-belakakng politiknya. Bahkan orang sekapasitas Andi Wijayanto bisa saja diangkat menjadi menterinya pak Prabowo,  sepanjang maksudnya untuk kekuatan pemerintahan dan kebaikan Indonesia ke depan,” kata Tantowi, dalam sebuah acara debat capres di TV One.

Mengenai kepastian apakah Andi diangkat menjadi menteri, tentu perlu menunggu pengumuman resmi dari Jokowi. Namun Andi sendiri menyatakan bahwa ia akan ‘pensiun’.

“Saya sudah siap-siap pensiun. Begitu kabinet dilantik, selesai tugas saya,” ungkap Andi seperti dikutip Kompas, Kamis (23/10/2014).

“Serius, kabinet dilantik, tugas saya selesai. Ini seleksi 99 persen sudah selesai,” tegasnya lagi.(dw)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL