trump-supperterWashington, LiputanIslam.com–Pendukung kandidat presiden Donald Trump kurang menganggap penting kebebasan pers untuk demokrasi Amerika dibandingkan pendukung Hillary Clinton. Demikian hasil survey yang dilakukan oleh Pew Research Center (PRC), Kamis (27/10/16).

“Hanya setengah pendukung Trump (49 persen) yang melihat ini [kebebasan pers] sangat penting, dibandingkan dengan 72 persen pendukung Clinton,” tulis PRC.

Sebagai tambahan, survey ini juga memperlihatkan bahwa kebanyakan pendukung Trump ragu bahwa pemilu tahun ini jujur. Hanya 43 persen pemilih Trump yang mengaku percaya diri bahwa pemilu akan berjalan secara “adil dan terbuka”, dibandingkan dengan 88 persen pemilih Clinton.

Dalam temuan lain, survey PRC juga mengindikasikan bahwa mayoritas para pemilih tidak percaya Trump atau Clinton akan memimpin negara dengan baik. Hanya 35 persen pemilih yang percaya Hillary akan menjadi presiden yang baik, dan 27 persen yang percaya Trump akan berhasil. Tingkat pesimisme terhadap kedua kandidat terus meninggi seiring perjalanan kampanye. (ra/sputniknews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL