prince nayef hollandeParis, LiputanIslam.com — Pemerintah Perancis menunjukkan sikap tidak konsisten terhadap Saudi Arabia dengan memberikan pengharaan kepada Putra Mahkota Pangeran Mohammad bin Nayef, setelah sebelumnya mengecam pelanggaran-pelanggaran HAM di negara Arab itu.

Seperti dilaporkan Press TV, Presiden Perancis Francois Hollande memberikan penghargaan Legion of Honor kepada Mohammad bin Nayef pada hari Jumat (4/3) di Istana Presiden Elysee Palace, tanpa publikasi media massa. Padahal Legion of Honor adalah penghargaan tertinggi yang diberikan Perancis.

Perancis tidak berkomentar apapun tentang penghargaan tersebut hingga hari Ahad (6/3), ketika para pejabat menyebut hal itu sebagai “protokol biasa”.

Media pemerintah Saudi, SPA mengklaim penghargaan itu diberikan atas ‘jasa-jasa besar dalam memerangi ekstremisme dan terorisme di dunia.”

Legion of Honor pertama kali diberikan oleh Napoleon Bonaparte pada tahun 1802 dan dianggap sebagai salah satu penghargaan paling bergengsi di dunia.

Pada bulan Januari lalu pemerintah Perancis mengecam keras Saudi Arabia setelah negara itu mengeksekusi mati ulama Shiah Sheikh Nimr al-Nimr bersama 46 orang lainnya.

Pemberian penghargaan tersebut memicu kritikan para pengguna sosial media.

Perancis telah menjalin hubungan bilateral yang semakin dekat dalam beberapa tahun terakhir yang ditandai dengan penandatanganan kontrak pembelian peralatan militer senilai $12 miliar pada Juni 2015 lalu. Perdana Menteri Manuel Valls dalam kunjungan ke Saudi Arabia tahun lalu juga menandatangani kontrak senilai $10 miliar di bidang transportasi, energi dan luar angkasa.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL