virus ebola2Abuja, LiputanIslam.com — Pemerintah Nigeria mengumumkan negara berada dalam kondisi “siaga merah” setelah seorang warga Liberia dinyatakan tewas dengan membawa virus Ebola.

Warga Liberia tersebut tewas sesaat setelah tiba di bandara Lagos, hari Selasa (22/7). Ini adalah korban pertama virus Ebola yang tewas di negara paling bersar penduduknya di Afrika ini.

“Pengawasan telah ditingkatkan di seluruh airport, pelabuhan dan pos-pos perbatasan,” kata Menkes Onyebuchi Chukwu sebagaimana dilaporkan BBC, Sabtu (26/7).

Sejak bulan Februari telah lebih dari 600 orang tewas akibat virus Ebola di negara-negara Afrika barat dan menjadi wabah ebola terbesar selama ini.

Awalnya wabah ini merebak di Guinea dan menjalar dengan cepat ke Liberia dan Sierra Leone.

Warga Liberia terjangkit virus Ebola tersebut di atas jatuh sakit ketika tiba di bandara Lagos, hari Minggu lalu (20/7). Setelah itu ia dibawa ke rumah sakit dengan kondisi dikarantina ketat. Para pejabat Nigeria menyebutkan orang itu adalah pegawai pemerintah Liberia.

Menkes Onyebuchi Chukwu mengatakan bahwa seluruh penumpang satu pesawat dengan korban telah berhasil dilacak dan terus dilakukan pengamatan terhadap mereka. Para ahli juga telah dikerahkan ke semua titik masuk ke Nigeria.

Virus ebola merupakan salah satu virus yang paling mematikan di dunia dengan angka kematian hingga mencapai 90% dari korban yang terjangkit. Virus ini menular melalui kontak langsung dengan pengidap, atau melalui cairan tubuh. Kelelawar buah dianggap sebagai induk semang alami virus ini.

Sementara itu di Sierra Leone sebuah pencarian dilakukan terhadap seorang wanita yang dilarikan keluarganya saat mendapat perawatan di sebuah rumah sakit.

Wanita berusia 32 tahun yang tercatat sebagai pasien pertama penyakit virus ebola di ibukota Freetown itu disebut-sebut media pemerintah sebagai “ancaman bagi semua orang”.

Kasus-kasus virus ebola di Sierra Leone kebanyakan ditemukan di kawasan timur negara itu terutama di distrik Kenema dan Kailahun, yang berbatasan dengan wilayah Guekedou di Guinea yang menjadi titik awal munculnya wabah.

Polisi menyebutkan, ribuan orang melakukan aksi demonstrasi di Kenema, hari Jumat (25/7), memprotes tindakan pemerintah yang dianggap terlalu lamban menangani wabah ini.

Berikut ini adalah daftar negara-negara yang terkena wabah virus ebola menurut laporan PBB: Guinea 415 kasus 314 kematian,    Liberia 224 kasus 127 kematian, Sierra Leone 454 kasus 219 kematian.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL