LiputanIslam.com – Pada Jumat (17/5), polisi menangkap Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Bogor Raya, Iyus Khaerunnas, karena menyerukan jihad nasional dan berbicara tentang komunisme ketika memberikan ceramah yang kemudian viral di media massa.

Ia ditangkap di rumahnya pada Jumat (17/5) pukul 14.00 WIB.

“Iya benar. Ustadz Iyus ditangkap Jumat siang (kemarin) sekitar jam 14.00 di rumahnya setelah ngisi ceramah,” ungkap Beni Mahyudin, Kuasa hukum Iyus, Sabtu (18/5).

Ceramah Iyus ditayangkan dalam bentuk video yang kemudian tersebar luas di media sosial. Menurut Beni, seruan jihad yang dimaksud oleh Iyus bukan berarti perang, melainkan jihad konstitusi. Namun video yang beredar itu terpenggal.

Baca: ``

Iyus langsung ditetapkan sebagai tersangka saat pemeriksaan di kepolisian pukul 19.00 WIB.

Beni sebagai kuasa hukumnya pun akan berupaya maksimal meskipun status kliennya sudah tersangka. Beni pun mengatakan bahwa sampai sekarang, pihaknya belum mengetahui siapa yang menyebarkan video tersebut sampai viral.

“Karena statusnya sudah tersangka, kami akan upayakan semaksimak mungkin untuk klien kami,” ucap Beni.

Iyus didakwa telah melanggar Pasal 45A Ayat 2 juncto Pasal 28 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Tahun 2008 tentang ITE dan atau Pasal 14 dan Pasal 15 atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang penyebaran berita bohong dan atau pasal 160 KUHPidana. (Ay/Kompas)

DISKUSI:
SHARE THIS:
Tags: ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*