David BeckhamGlasgow, LiputanIslam.com — Seruan mantan pesepakbola ternama David Beckham untuk menolak pemisahan Skotlandia dari Inggris, mengundang kecaman para penggemar sepakbola Skotlandia.

Mark Hirst, salah satu penggemar sepakbola Skotlandia, mengatakan kepada RIA Novosti bahwa pernyataan David Beckham tersebut sebagai terlambat dan tidak relevan.

Sementara itu jubir klub penggemar sepakbola West of Scotland Tartan Army, Hamish Husband, mengatakan:

“Meskipun David Beckham dihormati oleh para penggemar bola di Scotlandia, tiap intervensi olehnya terhadap masalah ini (pemisahan Skotlandia) adalah tidak relevan.”

Pada hari Senin (15/9) David Beckham menyerukan kepada warga Skotlandia untuk menolak pemisahan Skotlandia dari Inggris yang akan ditentukan melalui referensum hari Kamis (18/9) besok.

“Kami ingin Anda mengetahui betapa berharganya hubungan dan persahabatan kita. Tentu saja, terlepas dari keputusan Anda, hal itu (hubungan kedua bangsa) tidak akan berubah. Namun, harapan saya sejujurnya adalah Anda akan memilih untuk memperbaharui hubungan bersejarah kita yang berhasil selama berabad-abad,” kata Beckham.

Sejumlah politisi dan selebritis juga telah menyerukan penolakan bagi pamisahan Skotlandia, termasuk musisi Paul McCartney, Mick Jagger dan sejarahwan televisi Dan Snow.

Husband menolak apa yang disebut sebagai “bombardir cinta dari Inggris”, yaitu seruan penolakan pemisahan yang dilakukan oleh sejumlah besar selebritis dan tokoh masyarakat Inggris selama beberapa minggu terakhir.

“Diskusi-diskusi tentang pemisahan yang kini terjadi di Inggris adalah terlalu terlambat. Mereka seharusnya sudah terlibat dalam diskusi ini jauh hari sebelumnya, namun mereka bersembunyi darinya,” kata Husband.

Husband menambahkan, bagi para penggemar sepakbola terdapat isu-isu yang lebih penting, seperti ancaman hilangnya kesempatan Skotlandia berpartisipasi dalam Piala Dunia, jika tetap bergabung dengan Inggris.

Sejumlah negara anggota FIFA telah menyatakan keberatannya terhadap status istimewa yang disandang Inggris sehingga bisa mengirim 4 tim ke ajang Piala Dunia, yaitu Inggris, Skotlandia, Wales dan Irlandia Utara. Kini FIFA tengah mempertimbangkan status tersebut.

Bila sebagian besar rakyat Skotlandia memilih pisah dari Inggris dalam referendum tanggal 18 September nanti, maka Skotlandia akan resmi merdeka dari Inggris pada tanggal 24 Maret 2016.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL