Yerusalem, LiputanIslam.com—Hampir seribu penduduk Israel menyerbu masjid al-Aqsa di kawasan pendudukan Yerusalem al-Quds timur pada Kamis (27/9/18).

Mereka masuk ke halaman masjid di hari libur agama Yahudi yaitu hari Sukkot.

Firas al-Dibs, juru bicara organisasi Islamic Waqf, yang mengelola kawasan masjid al-Aqsa, mengatakan kepada kantor berita Safa bahwa penduduk Israel ini memaksa masuk ke situs suci ini lewat Bab al-Magharibah dan Bab al-Silsilah dengan kawalan ketat dari tentara Israel.

Para tentara bersenjata lengkap meletakkan penghalang besi di pintu-pintu menuju masjid dan menyita kartu identitas warga Palestina yang ingin masuk.

Kawasan pendudukan Palestina mengalami ketegangan sejak Presiden AS Donald Trump mengakui Yerusalem al-Quds sebagai ibukora Israel.

Pemerintah AS pun memindahkan kedubes AS untuk Israel dari Tel Aviv ke kota ini.

Akibat keputusan ini, terjadi demonstrasi di sepanjang kawasan pendudukan Palestina dan juga di luar negeri seperti Iran, Turki, Mesir, Yordania, Tunisia, Aljazair, Iral, Moroko dan negara Muslim lainnya. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*