drone asWaziristan , LiputanIslam.com — Serangan drone (pesawat tak berawak) Amerika Serikat di daerah barat laut Pakistan dilaporkan telah menewaskan 15 orang.

Menurut pihak berwenang Pakistan, serangan pesawat tanpa awak AS yang menyasar ke daerah perbatasan di Waziristan Utara, bertujuan untuk membersihkan area dari keberadaan militan pro-Taliban, seperti yang dilaporkan Press TV, 16 Juli 2014.

“Sebuah pesawat tak berawak AS menembakkan dua rudal yang menargetkan kompleks militan di daerah Zoi Saidgai, menewaskan sedikitnya 15 militan,” demikian keterangan yang didapat dari pejabat keamanan, Waziristan Utara.

Pejabat setempat juga mencatat bahwa peluncuran operasi militer di daerah tersebut, berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun sebelumnya, bahwa militan pro-Taliban sudah berpindah tempat dari Miranshah, menuju Zoi Saidgai, masih di area Waziristan Utara.

Sementara itu, pejabat lainnya memperkirakan bahwa militan yang tewas dalam serangan tersebut mungkin mencapai 20 orang.

AS selama ini mengklaim bahwa serangan drone yang mereka lancarkan bertujuan untuk menyasar tempat persembunyian para militan di Pakistan. Namun, rakyat Pakistan mengungkapkan hal yang berbeda. Menurut mereka, kebanyakan  serangan drone AS justru merengut korban yang berasal dari warga sipil. Atas serangan drone AS, dilaporkan telah menewaskan hingga 2.100 korban  sejak tahun 2008.

Di tempat yang sama, Angkatan Bersenjata Pakistan tengh menggelar parade militer. Hal ini merupakan antisipasi atas serangan pada Bandara Karachi oleh militan pro-Taliban beberapa  waktu  lalu, yang telah menewaskan puluhan orang.

Akibat bentrokan bersenjata yang berlarut—larut, lebih dari 800.000 orang terpaksa harus meninggalkan Waziristan Utara, dan mengungsi di kota-kota sekitarnya. (ba)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL