kenya university attackNairobi, LiputanIslam.com — Setidaknya 147 orang tewas dalam serangan teroris oleh kelompok Al-Shabab di Universitas Garissa, Kenya. Demikian pejabat-pejabat Kenya menyebutkan.

Aparat keamanan telah mengakhiri operasi pengamanan di tempat itu dan menewaskan 4 orang penyerang. Sekitar 587 pelajar berhasil menyelamatkan diri dan 79 lainnya mengalami luka-luka. Demikian seperti dilaporkan BBC News, Kamis (2/4) petang.

Saksi-saksi mata melaporkan bahwa para penyerang mengenakan rompi bom bunuh diri dan membawa senjata serbu AK-47. Mendagri Joseph Nkaissery mengatakan para penyerang itu meledakkan dirinya saat pengepungan berakhir. Sebagian petugas terluka oleh serpihan bom tersebut.

Sementara itu untuk menjamin keamanan, pemerintah menetapkan jam malam di beberapa wilayah negara itu, terutama di beberapa kota kecil yang berbatasan dengan Somalia, yaitu Garissa, Wajir, Mandera, dan Tana River.

Sembilan mahasiswa yang terluka parah diterbangkan dengan helikopter ke ibukota Nairobi untuk mendapatkan perawatan intensif.

Serangan terjadi hari Kamis pagi (2/4), ketika para penyerang yang bertopeng menyerbu universitas tersebut dan mulai menyandera beberapa mahasiswa. Sebagian lainnya menyerang ke ruang-ruang kelas dan menembaki mahasiswa yang tengah bersiap-siap mengikuti ujian.

Sekjend PBB Ban Ki-moon mengecam serangan itu dan menyebutnya sebagai “serangan teroris” dan mengatakan bahwa PBB siap untuk membantu pemerintah Kenya untuk melawan terorisme dan ekstremisme. Sementara AS mengatakan menawarkan bantuan kepada Kenya untuk menghancurkan kelompok al-Shabab di Kenya dan di negara-negara sekitarnya.

Pemerintah Kenya menyebut Mohamed Kuno, pimpinan al-Shabab, sebagai penanggungjawab serangan itu. Ia adalah mantan pimpinan sebuah sekolah di Garissa hingga tahun 2007.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL