iraqTiga orang tewas dalam serangan bom yang melanda para pejuang dari suku
yang mendukung pasukan pemerintah Irak di provinsi Anbar. Insiden itu terjadi pada Kamis malam ketika pembom menargetkan pertemuan kelompok Sahwa anti-al-Qaeda di ibukota provinsi, Ramadi. Setidaknya lima orang lainnya juga terluka dalam serangan itu.

Kelompok Sunni telah mendukung pasukan pemerintah Irak untuk memerangi dan mengusir militan al-Qaeda yang juga telah menimbulkan malapetaka di negara Suriah.

Pertempuran meletus di Ramadi pada 30 Desember 2013, ketika pasukan
keamanan membersihkan sebuah protest camp yang digunakan oleh militan
al-Qaeda.

Kekerasan menyebar ke Fallujah, dan militan pindah lalu merebut kota
tersebut  dan juga wilayah Ramadi setelah pasukan keamanan mundur di bawah tekanan dari anggota parlemen Sunni.

Para pejabat mengatakan bahwa Islamic State of Iraq ( ISIS) dan Levant tetap mengendalikan sebagian besar wilayah Ramadi dan seluruh kota terdekat Fallujah. Takfiri ekstremis sering menargetkan warga sipil dan pasukan keamanan dalam upaya untuk melemahkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan menghasut kekerasan sektarian.

Pada hari Minggu, Perdana Menteri Irak Nouri al-Maliki bersumpah untuk menyingkirkan militan yang berafiliasi dengan al-Qaeda dari Fallujah tanpa
serangan militer.

Maliki bermaksud memberikan waktu kepada suku lokal untuk membersihkan daerah dari militan untuk menghindari korban sipil. (Liputan Islam/ AF)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL