AfganistanPaktika, LiputanIslam.com – Darah kembali tumpah di Afghanistan, saat serangan bom mobil menewaskan setidaknya 89 orang, dan menewaskan 40 orang lainnya, seperti yang diungkap pejabat setempat, demikian dilansir Press TV, 15 Juli 2014.

Insiden itu terjadi pada hari ini, Selasa, 15 Juli 2014  di Kota Urgun, dekat perbatasan dengan Pakistan. Sebuah mobil bermuatan bom, meledak  saat melaju di dalam pasar yang ramai, kata juru bicara Kementerian Pertahanan  Afghanistan, Mohammad Zahir Azimi.

Ia juga mengatakan bahwa helikopter dan ambulans telah dikirim ke wilayah tersebut untuk memindahkan orang yang terluka ke rumah sakit dan mengangkut para korban ke Sharan, ibukota provinsi.

Selain merengut puluhan nyawa, ledakan bom tersebut  juga menghancurkan sedikitnya 20 toko dan puluhan kendaraan.

Mohammad Reza Kharoti, kepala administrasi di Kota Urgun, mengatakan banyak korban terkubur di bawah reruntuhan. Serangan ini merupakan tindakan brutal terhadap warga sipil yang miskin, apalagi, di kawasan tersebut sama sekali tidak terdapat markas militer.

Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas ledakan itu, tetapi kelompok militan Taliban menyangkal bahwa mereka terlibat dalam aksi serangan bom mobil tersebut.

Hanya saja, para militan Taliban tercatat telah meningkatkan serangannya terhadap pemerintah Afghanistan dan pasukan asing, juga warga sipil, yang merupakan bagian dari serangan ofensif  mereka di musim panas. Taliban telah bersumpah untuk meningkatkan serangan terhadap pasukan Afghanistan dan pasukan pimpinan AS, basis pertahan AS, misi diplomatik dan konvoi kendaraan negeri Paman Sam tersbut sebelum penarikan misi pimpinan AS pada akhir tahun ini.

Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya menginvasi Afghanistan pada tahun 2001 dalam proyek yang disebut Perang Melawan Teror.  Hanya saja, serangan dari AS ini telah mengakibatkan jatuhnya banyak korban dari rakyat sipil. (ba)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL