Boko_Haram_2011_BombingAbuja, LiputanIslam.com — Kelompok takfiri Boko Haram telah melakukan serangan bersenjata terhadap sebuah sekolah menengah pemerintah, di negara bagian Yobe, hari Selasa (25/2), menewaskan setidaknya 43 pelajar.

Polisi Nigeria menyebutkan para penyerang menyerbu perguruan pemerintah Buni Yadi di negara bagian Yobe pukul 2:00 dini hari waktu setempat pada hari Selasa, menewaskan sedikitnya 43 siswa, semuanya anak laki-laki, saat mereka tertidur.

Para militan melemparkan bahan peledak ke bangunan tempat tinggal, menyemburkan tembakan ke kamar dan memukuli sejumlah mahasiswa sampai mati. Demikian keterangan polisi. Sejumlah besar siswa tewas tertimpa gedung sekolah yang roboh karena terbakar.

Jumlah korban yang tewas diperkirakan masih bisa bertambah setelah tentara terus menemukan mayat-mayat yang berserakan.

“Sejauh ini 43 mayat telah dibawa dari sekolah dan berbaring di kamar mayat,” kata seorang sumber yang tak dikenal, mengacu kepada kerumunan keluarga korban yang berkumpul di kamar mayat.

Insiden ini mirip serangan serupa ketika militan Boko Haram menyerbu sebuah perguruan tinggi pelatihan pertanian di Yobe, pada September lalu yang menewaskan 40 siswa.

Pada Mei 2013, Presiden Nigeria Goodluck Jonathan mengumumkan keadaan darurat di tiga negara bagian timur laut dari Borno , Yobe, dan Adamawa. Angka-angka PBB menunjukkan lebih dari 1.200 orang telah tewas dalam kekerasan sejak keadaan darurat diberlakukan.

Boko Haram – yang namanya berarti “pendidikan Barat dilarang” mengatakan tujuannya adalah untuk menggulingkan pemerintah Nigeria dan membentuk negara berdasarkan syariah.

Kelompok ini mengaku bertanggungjawab atas sejumlah senjata dan serangan bom mematikan di berbagai bagian Nigeria sejak 2009.(ca/press tv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL