suasana sidang dpr (foto:Merdeka.com)

suasana sidang dpr (foto:Merdeka.com)

Jakarta, LiputanIslam.com–Rapat Paripurna yang digelar DPR RI hari Jumat lalu ternyata hanya dihadiri 274 orang anggota. Padahal rapat tersebut merupakan sidang paripurna penutupan masa sidang‎ I pada periode 2014-2015. Setelah itu, anggota DPR akan menjalani masa reses dan dibekali dana reses Rp 150 juta rupiah.

Rapat paripurna yang membahas pengesahan UU MD3 itu diselenggarakan di Ruang Sidang Paripurna Nusantara II DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (5/12/2014) dan dimulai pukul 20.05 WIB.

Rapat ini dipimpin oleh Ketua DPR Setya Novanto, didampingi oleh Wakil Ketua DPR Fadli Zon, Taufik Kurniawan, dan Agus Hermanto. Tanpa melewati kealotan apapun, peserta rapat mengesahkan revisi Undang-Undang MPR, DPR, DPD dan DPRD (UU MD3). Sejumlah substansi yang berubah dalam UU MD3 adalah terkait hak interpelasi, hak bertanya, dan hak menyatakan pendapat di tingkat komisi.

Berikut adalah jumlah kehadiran anggota DPR pada sidang paripurna ini saat bel berbunyi (tanda dimulainya rapat) pukul 20.05 WIB, seperti dilansir Detik.com:

PDIP 50 dari 106
Golkar 45 dari 90
Gerindra 40 dari 73
Demokrat 35 dari 60
PAN 22 dari 48
PKB 22 dari 47
PKS 20 dari 40
PPP 17 dari 39
Nasdem 21 dari 36
Hanura 9 dari 16

Usai rapat ini, para anggota DPR akan menjalani masa reses dan berhak atas adana 150 juta rupiah. Politisi PDIP Aria Bima mengatakan dana itu biasanya dia gunakan untuk berbagai kegiatan atau pertemuan di Dapil‎. Ia menjadwalkan sekitar 15 pertemuan dengan warganya selama sebulan di Dapil.

“(Dana reses) harus dipertanggungjawabkan secara moral dan personal. Kalau saya buat laporan ke fraksi lengkap harus ada tandatangan dan foto, nggak bisa ditilep itu (dana reses),” kata Aria.

Sementara, politisi Golkar menyatakan dana itu digunakan untuk memberikan bantuan kepada korban banjir.(fa)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL