su 25 ukrainaDonetsk, LiputanIslam.com — Pemberontak separatis Ukraina mengklaim telah menembak jatuh 2 pesawat tempur Sukhoi-25 (Su-25) AU Ukraina dalam pertempuran di Donetsk. Demikian  laporanVoice of Russia mengutip laporan kantor berita Interfax berdasar keterangan kelompok separatis Republik Rakyat Donetsk, Rabu (23/7).

“Satu dari pesawat itu ditembak dengan rudal portabel di dekat Horlivka. Pesawat itu jatuh dengan kepulan asap menuju Myrhorod. Kondisi pesawat kedua tengah diklarifikasi,” demikian pernyataan separatis.

Jika benar klaim tersebut, ini adalah kesekian kalinya Ukraina kehilangan pesawat-pesawat tempur andalannya. Sejak tanggal 12 Juli lalu Ukraina telah kehilangan 4 pesawat Su-25 dan pesawat angkut Antonov-26 serta beberapa helikopter.

Dalam beberapa hari terakhir pesawat-pesawat tempur Ukraina melakukan serangan-serangan terhadap posisi-posisi separatis di dekat bukit Saur Mogila di timur Provinsi Donetsk yang memisahkan diri. Pasukan separatis pun melawannya dengan senjata-senjat anti pesawat, termasuk rudal-rudal portabel.

“Kami telah diserangan dengan 3 pesawat pembom tempur Su-25. Mereka datang 3 kali dan menembakkan 4 peluru kendali serta menjatuhkan bom-bom,” kata jubir kelompok separatis.

Pesawat-pesawat tempur Ukraina juga membom desa Tarany yang berdekatan yang dikuasai separatis.

Pasukan Ukraina Terkepung
Sejumlah besar pasukan Ukraina kini tengah berada dalam kondisi terkepung di dekat Saur Mogila, Donetsk, dan tengah berusaha keras membebaskan diri dari kepungan. Demikian klaim kelompok separatis.

Sepasukan Ukraina lainnya juga terkepung oleh pasukan pemberontak di dekat pos perbatasan Izvaryno, Lugansk.

Milisi menembakkan peluncur granat terhadap pasukan khusus Ukraina dari Kirovohrad di pos perbatasan Izvaryno. Sumber-sumber separatis menyebutkan setidaknya 8 tentara Ukraina tewas dan sekitar 10 orang lainnya terluka.

Sedangkan di distrik Sverdlovsk, Lugansk, milisi separatis menembakkan artileri dan mortar terhadap pasukan Brigade ke-72 Ukraina.

Jubir kelompok separatis Lugansk melaporkan kepada wartawan bahwa pihaknya berhasil memukul mundur pasukan Ukraina dari kota Krasnodon yang berdekatan dengan pos penjataan Izvaryno.

Di sisi lain jubir Dewan Keamanan dan Pertahanana Ukraina, Andrey Lysenko, dalam konperensi pers hari Rabu (23/7) mengatakan bahwa pertempuran berlangsung di beberapa tempat dan pasukan Ukraina berhasil mempertahankan kedudukananya di wilayah-wilayah berpenghuni yang berhasil mereka kuasai.

Ia membenarkan pertempuran paling sengit terjadi di wilayah Izvaryno, Amvrosiyevka dan Marynovka.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL