SeoulMetro9_Train_9502Seoul, LiputanIslam.com — Kebalikan dengan Indonesia yang mengorbankan angkutan publik demi angkutaan swasta (jalan tol), pemerintah Kota Seoul telah menghancurkan sekitar 15 jalan tol sejak 2002 lalu demi mengembangkan transportasi massal berupa trem yang memiliki rel khusus di dalam kota dan diketahui merupakan solusi kemacetan yang efektif dan ramah lingkungan.

Dewan Kota telah membuat kebijakan untuk memperbaiki lingkungan. Harapannya langkah ini bisa meningkatkan citra Negara Gingseng ini di luar negeri dan menarik lebih banyak wisatawan. Jalan Ahyeon merupakan lokasi terbaru yang akan dirombak habis menjadi jalur hijau. Pemerintah bahkan berani merobohkan Pusat Perbelanjaan Sampoong.

Dilansir dari Guardian, Jumat (14/3), pembongkaran Jalan Ahyeon ini mulai dilakukan 6 Februari lalu. Pada akhir Agustus 2014 nanti, jalan layang ini akan berganti menjadi jalur bus hijau. Awalnya, jalan ini dibangun pada 1968 yang terletak di dekat Hongik, lingkungan hidup mahasiswa. Jalan ini dibangun dimasa pemerintahan Park Chung Hee yang tak lain adalah ayah dari presiden Korea Selatan saat ini, Park Geun Hye.

Wali Kota Seoul, Park Won Soon mengatakan bahwa dia mendukung penum kembalinya trem sebagai transportasi ramah lingkungan di Seoul. Dia berencana untuk membangun trem di Seodaemun, di pusat kota, bersebelahan dengan stasiun kereta api utama.(ca/republika.co.id)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL