perbatasan koreaSeoul, LiputanIslam.com — Seorang warga negara AS ditahan petugas pengawal perbatasan Korea Selatan (Korsel) setelah mencoba berenang menuju wilayah Korea Utara (Korut).

BBC News melaporkan, Rabu (17/9), petugas penjaga perbatasan Korsel menangkap pria AS berumur sekitar 30 tahun itu di tepian Sungai Han yang memisahkan kedua Korea, Selasa (16/9). Diduga kuat ia hendak menyeberangi sungai tersebut menuju Korut.

Sebagaimana dilaporkan kantor berita Yonhap dan dikutip BBC, pria yang tidak disebutkan identitasnya itu mengatakan kepada petugas tentang keinginannya untuk menemui pemimpin Korut Kim Jong-un.

Peristiwa ini terjadi beberapa hari setelah pengadilan Korut menjatuhkan hukuman kerja paksa selama 6 tahun terhadap warga AS Matthew Miller karena tuduhan tindakan permusuhan kepada Korut.

Matthew Miller dan 2 warga negara AS lainnya saat ini menjalani penahanan di Korut atas berbagai dakwaan, termasuk percobaan kudeta.

Menurut petugas, aksi menyeberangi perbatasan dengan berenang melintasi Sungai Han adalah aksi yang sangat jarang dan nekad. Selain tembakan petugas perbatasan, sungai yang lebar dan deras arusnya menjadi pertimbangan serius bagi para pencari suaka.

Pada bulan September ini saja seorang warga Korsel ditembak mati saat berusaha menyeberang ke Korut. Pada tahun 1996, seorang warga AS berumur 26 tahun bernama Evan C Hunziker berhasil melintasi Sungai Yalu dari Cina menuju Korsel. Aksi tersebut dilakukannya dalam kondisi setengah mabuk.

Ia ditahan selama 3 bulan oleh otoritas Korut dengan tuduhan melakukan kegiatan mata-mata, namun kemudian dilepas setelah terjadi negosiasi dengan utusan AS.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL