florida shootingMiami, LiputanIslam.com — Seorang pria asal Florida, AS, menembak mati putri dan keenam cucunya sebelum akhirnya bunuh diri.

Peristiwa tersebut terjadi di sebuah rumah di Bell, Florida, Kamis (18/9). Demikian laporan BBC News mengutip keterangan pejabat setempat.

Anak-anak yang tewas tersebut berumur antara 3 bulan hingga 10 tahun, demikian keterangan Sherif Gilchrist County, Robert Schultz. Polisi telah mengidentifikasi pria tersebut sebagai Don Charles Spirit (51 tahun).

Schultz mengatakan mendapat laporan pertama kali dari kerabat keluarga malang itu, Kamis siang. Petugas juga sempat berbicara dengan Spirit sebelum ia bunuh diri.

Don Charles Spirit adalah mantan narapidana pada tahun 2006

“Saya belum pernah melihat hal seperti ini sebelumnya,” kata Schultz.

“Kota kecil ini, dan masyarakatnya akan hancur oleh peristiwa ini. Ini adalah kota kecil, kami semuanya bersaudara di sini,” tambahnya seraya menyerukan warga untuk menggelar doa bagi keluarga yang terlibat dan seluruh masyarakat.

Setelah Spirit bunuh diri, polisi menemukan 7 mayat lainnya di rumah itu, meski ada juga korban lainnya yang masih hidup.

Spirit, yang telah dikenal oleh para polisi setempat karena tindakan-tindakan kejahatannya di masa lalu, menjadi satu-satunya tersangka, demikian kata Schultz.

Menurut otoritas setempat, Spirit pernah ditahan karena kepemilikan senjata ilegal. Ia dilepaskan bulan Februari 2006.

Bell adalah kota kecil dengan 350 penduduk, terletak 30 mil dari kota Gainesville.

Peristiwa ini menambah panjang daftar penembakan massal di AS yang terjadi di sekolah-sekolah, mall, markas militer dan rumah-rumah. Saat ini publik AS berbeda pandapat tentang rencana pelarangan senjata api, karena, meski telah banyak menelan korban, kepemilikan senjata dilindungi oleh konstitusi AS.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL