petani bunuh diriNew Delhi, LiputanIslam.com — Seorang petani melakukan aksi bunuh diri di tengah-tengah aksi demonstrasi di ibukota New Delhi, Rabu (22/4). Demikian BBC News melaporkan.

Petani tersebut, yang diketahui bernama Gajendra Singh, tiba-tiba memanjat pohon dan melilitkan kain ‘scarf’ ke lehernya sebelum menggantungkan diri. Aksi tersebut dilakukannya saat berlangsung demonstrasi menentang UU akuisisi tanah yang diajukan pemerintahan Narendra Modi.

Singh yang berasal dari negara bagian Rajasthan di barat India itu segera dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong lagi.

Demokstrasi itu sendiri digelar oleh perdana menteri wilayah Dalhi, Arvind Kejriwal, dari Partai Aam Aadmi Party (AAP), yang menuduh undang-undang pertanahan baru itu sangat merugikan petani. Namun pemerintah berdalih undang-undang itu akan mendorong pertumbuhan ekonomi.

UU tersebut telah diloloskan oleh majelis rendah parlemen (Lower House) bulan lalu, namun masih belum disetujui oleh majelis tinggi (Upper House) dimana partai pengusung Perdana Menteri Narendra Modi, Bharatiya Janata Party, adalah minoritas.

Sejak tahun 1995 lebih dari 300.000 petani India telah melakukan aksi bunuh diri karena terlilit hutang dan kegagalan panen. Namun BBC menyebut aksi bunuh diri Singh ini merupakan insiden paling menggemparkan karena dilakukan di tengah-tengah ribuan orang di ibukota India.

Sejumlah saksi mengatakan, beberapa aktifis AAP berusaha mencegah Singh melakukan bunuh diri, namun gagal. Sebuah catatan yang ditulis Singh dilaporkan ditemukan di dalam bajunya, yang menyebutkan dirinya memiliki 3 anak.

“Saya terusir dari rumah saya setelah panen saya hancur oleh iklim buruk. Tolong katakan pada saya bagaimana saya bisa pulang kembali ke rumah,” tulis Singh.

Arvind Kejriwal mengunjungi rumah sakit dimana Singh menghembuskan nafas terakhirnya. Kepada orang-orang ia mengatakan bahwa kematian tersebut membuktikan para petani sudah tidak lagi menaruh kepercayaan pada pemerintahan Modi.

Pemimpin oposisi dari Partai Congress, Rahul Gandhi, juga mengunjungi rumah sakit tersebut. Ia menghimbau kepada para petani untuk tidak panik.

Sementara itu Narendra Modi, dalam kicauannya di Twitter,  menyatakan keterkejutannya atas insiden itu.

“Tidak ada alasan bagi para petani untuk berfikir bahwa mereka sendirian. Kita semua bekerjasama untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi para petani India,” tulisnya.

Menteri Dalam Negeri India Rajnath Singh juta menyatakan kesedihan atas insiden itu dan memerintahkan kepolisian untuk menyelidiki insiden itu.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL