scott_rogersBaton Rouge, LiputanIslam.com — Seorang host televisi dan guru dansa di AS tewas setelah ditembak oleh menantunya sendiri di Lousisiana, minggu lalu.

Mengutip keterangan polisi setempat, BBC News melaporkan, Minggu (31/8), Scott Rogers (52 tahun) ditemukan tewas di rumahnya di Iberville, Baton Rouge, Lousisiana, hari Rabu (27/8). Ia adalah pembawa acara (host) “The Around Town Show” di televisi WAFB-TV.

Polisi menyebutkan bahwa ia telah ditembak oleh menantunya sendiri yang juga pasangan gelapnya sebagai gay, Mathew Hodgkinson.

Setelah menembak Rogers, Hodgkinson mencoba bunuh diri, namun gagal. Ia kini tengah dalam kondisi koma di sebuah rumah sakit.

Brett Stassi, kepala polisi di Iberville, mengatakan kepada BBC: “Ini sepertinya pembunuhdan dan upaya bunuh diri yang gagal. Scott (Rogers) ditembak di tempat tidurnya.”

Stassi menyebutkan deputinya menemukan sepucuk catatan di samping ranjang.

“Menurut kami, Mathew menuliskannya dan menaruhnya setelah Scott (Rogers) tewas,” kata Stassi.

Mathew Hodgkinson yang menikahi putri kandung Scott Rogers, Kimmy, bergabung dengan Rogers di Amerika untuk bekerja sebagai produser di acara “Around Town Show” yang disiarkan WAFB-TV.

Sebelumnya Rogers adalah seorang guru dansa di Suffolk, Inggris.

Pada tahun 1994, BBC melaporkan Dewan Kota Suffolk mengeluarkan peringatan khusus kepada para orang tua anak-anak sekolah tentang pertunjukan seni di Bury St Edmunds. Dalam peringatan itu disebutkan adanya “suasana yang tidak sehat”, mirip dengan “sekte agama sesat” di sekolah yang didirikan oleh Rogers.

Scott Rogers dikenal dengan nama Richard Scott-Rogers di Inggris. Sedangkan Mathew adalah mantan murid Academy of Dance and Performing Arts di  Bury St Edmunds.

Stassi menyebutkan, saksi-saksi mata telah mengatakan bahwa Hodgkinson tidak hanya menjadi menantu, namun juga kekasih gelap Rogers yang tinggal di rumah Rogers.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL