dokter talibanIslamabad, LiputanIslam.com — Seorang dokter berkewarganegaraan Inggris diperiksa oleh dinas inteligen Pakistan terkait dengan serangan Taliban terhadap sekolah yang menewaskan 141 orang hari Selasa (16/12). Demikian BBC News melaporkan hari ini (20/12).

Sebagaimana dilaporkan BBC, dokter Mirza Tariq Ali meninggalkan INggris tahun lalu. Ia dilaporkan telah bergabung dengan kelompok Taliban dan menjadi seorang komandan senior setelah upayanya bergabung dengan kelompok ISIS di Suriah mengalami kegagalan. Aparat inteligen Pakistani kini tengah menyelidiki apakah ia menjadi komandan atas 6 orang pelaku serangan maut hari Selasa itu.

Kelompok Taliban Pakistan mengaku bertanggungjawab atas serangan itu dan aparat keamanan meyakini beberapa faksi Taliban terlibat dalam serangan itu dan mengendalikan aksinuya di perbatasan Afghanistan.

Tariq Ali dikabarkan menjalin hubungan dengan ulama Inggris Anjem Choudary saat ia berpraktik di Inggris. Pada bulan November lalu ia terlihat dalam video perekrutan Taliban dimana ia mendesak warga Pakistan untuk tidak menolak hukum syariah.

Pada tahun 2013 ia ditangkap oleh polisi Inggris atas dakwaan melakukan tindakan kekerasan setelah mengikuti demonstrasi di London yang diorganisir oleh Choudary, dimana ia menyerukan “jihad” ke Suriah melawan pemerintah. Ia telah dijadwalkan untuk mengikuti persidangan pada bulan Mei, namun dilepaskan dan kemudian meninggalkan Inggris. Selanjutnya ia tertangkap aparat keamanan Kroasia dan diekstradisi ke Pakistan dimana kemudian ia bergabung dengan Taliban.

Dalam persidangan in-absentia, Pengadilan Inggris menjatuhi hukuman penjara selama 15 bulan. Ini adalah hukuman pertama yang dijatuhkan di Inggris atas dakawaan semacam itu.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL