us senatorWashington DC, LiputanIslam.com — Senator AS Dianne Feinstein yang mengetuai komisi inteligen Senat AS mengecam perdana menteri Israel Benjamin Netanyahu sebagai manusia “arrogan” yang tidak mewakili orang-orang yahudi.

Wanita berdarah yahudi itu membuat pernyataan tersebut dalam wawancara dengan CNN pada hari Minggu (1/3), menjelang pidato Netanyahu di depan Congress AS hari ini (3/3). Netanyahu akan berpidato tentang ancaman program nuklir Iran di tengah upaya negosiasi yang dilakukan AS dan negara-negara besar lain (Rusia, Inggris, Perancis, Cina, Jerman) dengan Iran tentang program nuklir Iran. Demikian sebagaimana dilansir Press TV.

Presiden AS Barack Obama dan jajaran pemerintahannya serta sejumlah politisi dari kedua partai, Republik dan Demokrat, mengecam rencana pidato Netanyahu tersebut yang dianggap mengganggu upaya diplomatik yang diupayakan pemerintah AS.

“Tanggungjawab saya adalah menyatakan kekhawatiran,  tidak hanya terhadap Israel, namun juga masa depan rakyat yahudi,” kata Netanyahu hari Sabtu (28/2).

“Itulah sebabnya kami menolak dengan keras persetujuan yang diformulasikan oleh kekuatan-kekuatan dunia dan Iran yang bisa membahayakan keberadaan Israel,” tambah Netanyahu menjelang kepergiannya ke AS pada Minggu petang.

Sebaliknya, Feinstein menuduh pernyataan Netanyahu itu sebagai sikap yang arogan.

“Saya rasa itu adalah pernyataan yang arogan. Saya rasa masyarakat yahudi seperti masyarakat lainnya (yagn cinta damai). Ada perbedaan-perbedaan pendangan. Saya rasa sikap arogan itu tidak menguntungkan Israel,” katanya.

Sebelum berpidato di Congress, Netanyahu dijadwalkan berpidato di hadapan anggota-anggoata kelompok lobi Israel, American Israel Public Affairs Committee (AIPAC) pada hari Senin (2/3).(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*