mccainWashington DC, LiputanIslam.com — Senator AS yang dikenal sebagai pendukung setia Israel, John McCain, mengakui bahwa AS telah kalah melawan ISIS.

Hal itu dikatakan McCain dalam dengar pendapat antara Komisi Angkatan Bersenjata Senat dengan Menhan Ashley Carter, Selasa (7/7), sebagaimana dilaporkan Press TV, Rabu (8/7).

“Upaya-upaya yang kita lakukan saat ini tidak sejalan dengan tujuan kita. Hal itu berarti kita tidak memenangkan perang, dan saat kita tidak menang, maka berarti kita telah kalah,” kata McCain, mantan kandidat presiden yang kini mengetuai Komisi Angkatan Bersenjata Senat.

Ia menambahkan bahwa masalah yang dihadapi AS terkait dengan kampanye anti-ISIS akan menjadi bencana bagi presiden mendatang. Tidak hanya di kawasan Timur Tengah, hal ini juga akan membawa bencana bagi AS di seluruh dunia.

AS Kurangi Jumlah Personil Militer Besar-Besaran

Sementara itu pada hari yang sama media AS, USA Today, melaporkan militer AS akan mengurangi jumlah personilnya hingga sebanyak 57.000 personil, 40.000 personil militer dan 17.000 personil pegawai sipil.

Pengurangan itu tidak hanya bagi personil yang bertugas di dalam negeri, namun juga yang bertugas di luar negeri.

Dengan pengurangan ini diharapkan pada akhir tahun 2017 mendatang jumlah personil militer AS yang aktif menjadi 450.000 tentara.

Hal ini lebih cepat dari rencana Dephan AS yang diumumkan Februari lalu untuk mengurangi personil militer AS menjadi 450.000 orang pada bulan September 2018.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL