tescoWellington, LiputanIslam.com — Polisi dan bea cukai Selandia Baru berhasil menggagalkan dan menahan sejumlah bahan narkoba jenis methamphetamine yang diselundupkan di dalam kertas tisu. Barang selundupan tersebut dikirimkan dari Taiwan melalui bandara.

Sebagaimana laporan BBC News, Selasa (9/12), sekitar 3,5 liter methamphetamine telah dicampurkan ke dalam kertas tisu bermerek “Tesco” asal Taiwan. Diperkirakan bahan terlarang itu berharga senilai $750.000 atau lebih dari Rp 8 miliar.

Polisi telah menahan sepasang warga Taiwan dan keduanya telah hadir dalam persidangan kasus ini di Pengadilan Wellington, Selasa (9/12) malam.

Seorang pejabat bea cukai Selandia Baru menyebutkan penangkapan itu membuktikan keahlian aparat kepabeanan Selandia Baru dalam menggagalkan upaya penyelundupan obat-obatan terlarang.

Tim Leitch, ketua tim pemberantasan kejahatan obat-obatan terlarang dan kejahatan terorganisir, mengatakan kepada BBC News bahwa methamphetamine cair telah menimbulkan banyak kerugian bagi warga Selandia Baru.

“Meski bahan itu disembunyikan sedemikian rupa, bea cukai telah membuktikan kembali bahwa dengan kewaspadaan dan sistem kualitas yang baik, penangkapan yang signifikan bisa dilakukan,” katanya.

Methamphetamine, yang di kalangan penggunanya di Selandia Baru sering disebut juga sebagai “speed” dan “crank”, adalah zat stimulan adiktif yang sering dibuat di industri rumahan.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL