Tel Aviv, LiputanIslam.com–Sebuah sekolah menengah atas Israel membuat program pelajaran bahasa Farsi dalam rangka melatih anak-anak yang akan menjadi mata-mata Iran.

Program bernama “Iran, Keamanan, dan Intelijen” ini dibuat oleh mantan jenderal Israel Pini Shmilovich, di SMA Ben Gurion di pusat kota Petah Tikva. Program ini menawarkan pelatihan khusus untuk memahami budaya dan sistem pemerintah Iran.

Program belajar ini juga menanamkan doktrin kepada anak remaja usia 16 dan 17 tentang bagaimana Iran mendukung kelompok-kelompok yang “bermusuhan” dengan Israel, serta peran Republik Islam itu dalam konflik-konflik sektarian di Timur Tengah.

Menurut laporan dari Voice Of America (VOA), ini merupakan proyek pemerintah yang dimulai sejak 2014 dan sejauh ini telah selesai melatih sekitar 50 siswa berbahasa Farsi bersertifikat. Dua puluh siswa diantaranya berhasil masuk ke institusi militer Israel.

Sekolah Israel biasanya hanya mengajarkan bahasa Arab sebagai satu-satunya bahasa asing pilihan, sementara bahasa Inggris merupakan pelajaran wajib bagi semua siswa.

Para siswa mengatakan kepada VOA bahwa mereka mengambil program ini karena mereka pikir pekerjaan intelijen, terutama melawan Iran, adalah pekerjaan yang begengsi.

“Saya punya pengetahuan lebih tentang bahasa, dan saya serius atas apa yang saya lakukan,” kata seorang siswa laki-laki. “Kita harus jujur dan tahu bagaimana menyimpan rahasia ketika masuk ke dunia intelijen. Dan saya pikir saya dapat melakukannya.”

Seorang karyawan badan kontraspionase Israel Shin Beth, Shmilovich, menilai bahwa program belajar itu telah membantu mata-mata Israel bertindak “proaktif” terkait Iran.

“Saya pikir penting bahwa di Israel, banyak orang yang mengatahui apa itu Iran, dan yang dapat mempengaruhi dan bersikap proaktif dalam masalah hubungan antara Iran dan Israel,” tuturnya. (ra/presstv)

 

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*