Bangassou, LiputanIslam.com – Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, mengecam keras serangan kelompok milisi Anti-Balaka terhadap konvoi Misi Stabilisasi Terpadu Multidimensional PBB di Republik Afrika Tengah (MINUSCA).

“Kami mengecam keras serangan terhadap konvoi MINUSCA pada Senin (8/5)  di daerah pusat Rafai-Bangassou, di sebelah selatan timur Republik Afrika Tengah. Serangan tersebut menyebabkan kematian empat personil perdamaian, sedangkan sepuluh personil lainnya dievakuasi ke daerah Bangui, dan seorang personilnya lagi dinyatakan hilang,” kata Guterres pada Selasa (9/5) lalu.

Guterres pun menyampaikan belasungkawa kepada keluarga dan pemerintah negara asal para korban.

Rakyat Afrika Tengah telah menderita bentrokan sektarian antara Muslim dan Kristen sejak kudeta tahun 2013 lalu, ketika kelompok Muslim Seleka memberontak untuk bisa menguasai negara yang sebelumnya dihuni oleh mayoritas warga Kristen. Mereka menggulingkan Presiden Francois Bozize yang telah memerintah negara tersebut sejak tahun 2003. Sebagai upaya balasan, kelompok milisi Anti-Balaka yang terdiri dari warga Kristen, telah melakukan tindakan kekerasan di Republik Afrika Tengah sejak 2013. (AL/Sputnik)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL