un-generalNew York, LiputanIslam.com–Sekjen baru PBB, Antonio Guterres mengatakan bahwa dirinya bukan “pembuat keajaiban” dan bahwa dunia sedang menghadapi “masa-masa sangat sulit.” Hal tersebut ia sampaikan sebelum memulai hari kerja pertamanya di kantor pusat PBB di New York, Selasa (02/01/2017).

“Saya pikir penting untuk mengatakan bahwa tidak ada keajaiban [untuk memperbaiki perdamaian di dunia]… Saya yakin saya bukan pembuat keajaiban,” katanya.

Guterres kemudian menekankan sejumlah krisis di seluruh dunia yang harus diperbaiki oleh PBB.

“Kita melihat konflik-konflik di dunia yang berhubungan satu sama lain dan menciptakan fenomena baru terorisme global,” ujarnya.

Guterres menyatakan kekhawatirannya bahwa di saat orang-orang  menderita, “kita masih tak berhasil mencegah konflik-konflik tersebut.” Hal itu menurutnya menjadi penyebab banyaknya kecaman dari seluruh dunia dan keraguan akan peran PBB.

“Kita harus bisa mengenali kekurangan dan kegagalan kita,” ujarnya. “Satu-satunya cara agar kita mencapai tujuan kita adalah dengan bekerjasama sebagai tim dan mengikuti nilai-nilai yang tercantum dalam Piagam dan menyatukan umat manusia.”

Guterres dipilih sebagai Sekjen PBB untuk jangka waktu lima tahun mendatang. Dia sebelumnya menjabat sebagai Perdana Menteri Portugal dari tahun 1995 sampai 2002, serta menjadi Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi dari Juni 2005 sampai Desember 2015.

Dalam pesan pertamanya sebagai pemimpin PBB, Guterres meminta semua orang di dunia mengutamakan “kedamaian” di atas semuanya. (ra/presstv)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL