perawat indiaKochi, LiputanIslam.com — Sekelompok perawat asal India yang terjebak dalam konflik bersenjata di Libya, akhirnya berhasil kembali ke kampung halamannya di Kochi, Provinsi Kerala, India, Selasa (5/8).

Ke-44 perawat yang bekerja di beberapa rumah sakit di Libya itu pada hari Minggu (3/8) telah berada di Tunisia sebelum diterbangkan ke bandara Kochi. Demikian laporan BBC.

Pertempuran yang semakin sengit dalam beberapa minggu terakhir di 2 kota terbesar Libya, Tripoli dan Benghazi, telah menewaskan ratusan orang.

Terdapat lebih dari 1.000 pekerja asal India di kedua kota tersebut. Puluhan perawat asal India dikabarkan masih terjebak di Libya dan akan dievakuasi dalam beberapa hari mendatang. Sebagian besar dari perawat itu berasal dari Provinsi Kerala di selatan India.

Sebelumnya pada bulan ini sebanyak 46 perawat India yang bekerja di Libya telah kembali ke kampung halamannya.

P Sudeep, seorang pejabat berwenang di Kerala mengatakan kepada BBC Hindi, ke 44 perawat tersebut adalah bagian dari 120 perawat yang terjebak di Libya yang harus segera diselamatkan.

Beberapa hari lalu gubernur Kerala Oomen Chandy mendesak Menlu Sushma Swaraj untuk merancang evakuasi terhadap warga India yang hendak pulang ke negerinya.

Beberapa negara telah melakukan evakuasi terhadap warganya yang berada di Libya, sebagian negara lainnya mengeluarkan peringatan larangan bepergian ke Libya.

Inggris bahkan mengirimkan kapal perang HMS Enterprise untuk mengevakuasi warganya melalui pelabuhan Tripoli untuk dipindahkan ke Malta sebelum diterbangkan ke Inggris.

Minggu lalu AS mengevakuasi staff kedubesnya di Tripoli, menyebut kondisi keamanan sangat berbahaya. PBB juga sudah menarik seluruh staffnya dari Libya.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL