sekolah dokterCalcutta, LiputanIslam.com — Sekelompok dokter muda di sebuah sekolah kedokteran di Calcutta, India, menganiaya hingga tewas seorang yang diduga sebagai pencuri. Demikian laporan BBC News, Senin (17/11).

Menurut laporan itu yang berdasar pada pernyataan pejabat kepolisian setempat, pencuri malang itu telah diikat pada sebuah tiang, dipukuli dengan bambu dan alat kelaminnya disayat dengan pisau cukur.

Menurut polisi, orang itu sebelumnya dituduh telah mencuri sebuah telepon genggam. Polisi telah menahan 2 orang dan tengah melakukan penyelidikan atas kasus ini.

BBC menyebutkan, penganiayaan ini merupakan rangkaian dari peristiwa-peristiwa semacam itu sebelumnya yang terjadi secara meluas di seluruh India. Namun yang mengejutkan adalah bahwa kasus ini justru dilakukan oleh sekalompok dokter dari sekolah kedokteran terpandang.

“Penyelidikan awal telah menemukan bahwa sekitar 12 dokter muda telah menangkap orang itu atas tuduhan pencurian telepon genggam,” kata Komisaris Polisi Calcutta Dhrubajyoti De kepada wartawan.

Selanjutnya para dokter itu membawa orang itu ke sebuah ruangan sekolah kedokteran negeri Nilratan Sarkar Medical College and Hospital, dan melakukan penganiayaan hingga korbannya tewas.

“Beberapa dari mereka bahkan menyayatkan senjata tajam di bagian tubuh pribadi,” tambah De, menambahkan bahwa polisi menemukan orang itu di atas genangan darah.

De menyebut aksi tersebut sebagai tindakan yang tidak berperikemanusiaan. Sementara Wakil Menteri Kesehatan Negara Bagian West Bengal, Chandrima Bhattacharya menyebutnya sebagai “tindakan yang sangat mengejutkan” dan memerintahkan aparat untuk melakukan penyidikan.

Para pelajar sekolah kedokteran itu mengatakan kepada kantor berita “The Telegraph” bahwa para pelajar dan pengurus asrama sekolah itu marah atas banyaknya aksi-aksi pencurian di sekolah itu.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL