pakistan army2New Delhi, LiputanIslam.com — Setidaknya 4 warga India terluka akibat tembak menembak antara pasukan India dan Pakistan di perbatasan kedua negara di wilayah Kashmir, Senin (6/10) malam. Dalam tembak-menembak sehari sebelumnya, sebanyak 9 orang tewas.

BBC News melaporkan, Selasa (7/10), bahwa India menuduh Pakistan telah menembaki 40 pos perbatasan dan 25 desa India sejak Senin malam.  Ini adalah ketegangan paling buruk sejak disepakatinya gencatan senjata pada tahun 2003.

Wilayah Kashmir yang diklaim oleh kedua negara menjadi sumber konflik kedua negara selama 60 tahun dan kedua negara telah terlibat 2 kali perang besar dan sebuah konflik terbatas.

Pada hari Senin (6/10) kedua negara saling mengklaim warga sipilnya tewas akibat tembak-menembak kedua pasukan di perbatasan. India mengklaim 5 warganya tewas, sementara Pakistan mengklaim 4 warganya tewas. Tembak-menembak terus berlanjut hingga malam hari dan hari Selasa (7/10), meski intensitas tembak-menembak menurun tajam dibandingkan sehari sebelumnya.

“Pasukan Pakistan menembaki 40 pos tentara India pada hari Selasa,” tulis Reuters mengutip pejabat polisi Uttam Chand. “Pasukan India membalas dengan menembakkan meriam dan mortir,” tambahnya.

Sementara itu Pakistan menuduh India telah memulai tembak-menembak terakhir dan Kemenlu Pakistan telah menyampaikan protes kepada India atas tewasnya warga Pakistan.

Pada bulan Agustus India membatalkan perundingan dengan Pakistan setelah menuduh Pakistan telah mencampuri urusan internal India.

Bulan lalu PM India Narendra Modi, dalam pidato politik pertamanya di PBB setelah dilantik, mengatakan bahwa India menginginkan dialog dengan Pakistan, namun menuntut Pakistan terlebih dahulu “menciptakan suasana yang sesuai”.(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL