rakyat asNew York, LiputanIslam.com — Lebih dari separoh rakyat AS merasa khawatir terjadinya konflik antara negaranya dengan Rusia dan Iran. Demikian laporan RIA Novosti, Jumat (29/8).

Sebuah studi yang dirilis oleh Pew Research Center (PRC) pada hari Kamis (28/8) menyebutkan bahwa 53 persen responden  khawatir terjadinya konflik dengan Rusia menyusul krisis di Ukraina yang telah menewaskan lebih dari 2.000 orang.

Sementara itu terkait dengan panasnya hubungan dengan Iran akibat masalah program nuklir Iran, sebanyak 59% responden menyatakan kekhawatiran bahwa masalah itu akan berujung pada konflik bersenjata.

“Ketika pandangan publik atas ancaman global berubah, maka demikian pula pandangan tentang peran AS dalam mengatasi permasalahan di dunia,” demikian pernyataan PRC.

Dalam survei itu juga ditemukan terjadinya perubahan persepsi yang signifikan tentang peran AS dalam mengatasi permasalahan dunia. Sebanyak 31% responden menganggap AS terlalu sedikit berperan dalam mengatasi permasalahan dunia, naik hampir 2 kali lipat dari dari persepsi tersebut akhir tahun lalu.

Sebaliknya mereka yang menganggap AS terlalu banyak berbuat bagi perdamaian dunia, mengalami penurunan dari 51% menjadi 39%.

Namun ancaman terbesar di mata responden ternyata adalah kelompok-kelompok ekstremis Al Qaida (71%) disusul dengan ISIS (67%). Ancaman lain yang dianggap serius adalah wabah virus ebola (52%).(ca)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL