SBY-Susilo Bambang YudhoyonoJakarta, LiputanIslam.com — Presiden SBY memberi pesan kepada seluruh kepala daerah di Indonesia. Salah satunya pesan untuk tetap melayani rakyat hingga akhir jabatan.

“Pemimpin itu datang dan pergi, pemerintahan terus berganti, tetapi satu hal yang tetap dan pasti bahwa pemimpin dan pemerintahan yang dipimpinnya harus senantiasa melayani rakyatnya dan bekerja keras melayani mereka,” ujar SBY dalam sambutan acara peringatan hari otonomi daerah XVIII Tahun 2014 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (25/4).

SBY mengingatkan melayani tidak berarti harus datang dari rumah ke rumah melayani kebutuhan orang seorang. Melayani kebutuhan rakyat tidak harus ke sana ke sini dan langsung memberi uang.

“Meskipun dekat dan menemui rakyat langsung juga penting,” imbuhnya.

SBY mengatakan bagi pemimpin, dekat, melayani dapat diwujudkan melalui hati dan pikirannya yang selalu memikirkan nasib rakyatnya dengan kebijkan yang pro rakyat, meningkatkan terus kesejahteraan, membangun dialog, mendengarkan aspirasi mereka dan seorang yang rela berkorban dan mau bekerja keras untuk rakyat.

“Semua itu akan tercermin pemimpin bisa melakukan tugasnya dengan baik. Pemerintah juga bekerja keras sekaligus menjalankan manajemen pemerintahan yang baik,” paparnya.

Bertemu Ketum Pepabri Agum Gumelar
Sementara itu Ketua Umum Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan Polri (Pepabri) Agum Gumelar menemui Presiden SBY di kantor presiden Kamis petang (24/4), namun belum diketahui agenda pertemuan tersebut membahas soal apa.

Kamis (24/4), sekitar pukul 14.30 WIB, Agum tiba di kantor presiden. Agum disambut hangat oleh SBY yang didampingi oleh Menkopolhukam Djoko Suyanto, Menhan Purnomo Yusgiantoro, Mensesneg Sudi Silalahi dan Seskab Dipo Alam.

“Gimana sehat? Long time no see,” sapa SBY kepada Agum sambil cipika cipiki.

Long time no see. Long time nggak main golf bareng,” jawab Agum yang mengenakan batik biru lengan panjang ini.

“Sehat kan? Harus sama-sama sehat dan waras. Harus ada warasnya. Kalau keadaan tidak menentu, begitulah, yang waras harus ngalah, kelihatannya harus begitu,” tutur SBY yang mengenakan safari abu-abu ini.

Pertemuan berlangsung tertutup. Belum diketahui apa yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Namun rumor berkembang ada pertemuan itu ada kaitannya dengan pertemuan sebelumnya antara Agum Gumelar dengan capres Gerindra Prabowo Subianto di kantor Pepabri.(ca/detiknews)

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Positive SSL